Butuh Pembicara? Call us +62 812 6988 6575
Advanced
Search
  1. Home
  2. 3 Langkah Untuk Berempati Secara Efektif Dengan Audiens, Penyelenggara Acara, dan Jaringan Anda
3 Langkah Untuk Berempati Secara Efektif Dengan Audiens, Penyelenggara Acara, dan Jaringan Anda

3 Langkah Untuk Berempati Secara Efektif Dengan Audiens, Penyelenggara Acara, dan Jaringan Anda

  • October 18, 2021
  • 2 Likes
  • 223 Views
  • 0 Comments

Brit Hume, seorang komentator politik konservatif dan jurnalis televisi, mengatakan bahwa mantan Presiden Bill Clinton “adalah politisi paling berbakat yang pernah dia liput dan pria paling menawan yang pernah ditemuinya.” Dia menambahkan, “Tidak seorang pun dalam pandangan saya dapat membingkai argumen lebih efektif daripada yang dia bisa.”

Bill Clinton memiliki salah satu pendekatan paling efektif untuk berhubungan dengan audiens dan individu yang berkomunikasi dengannya. Pendekatan dan kemampuan komunikasinya, yang membedakannya dari lawan politiknya dan membawanya pada kesuksesan saat menjadi presiden. Salah satu bagian dari pendekatannya adalah kemampuannya untuk berempati dengan audiens. Ya, linton berhubungan dengan orang lain dan memenangkan pemilu. David Mercer, mantan wakil ketua keuangan Komite Nasional Demokrat, menggambarkan debat Bush / Clinton sebagai “momen ikonik dalam sejarah panjang debat presiden”. Dikombinasikan dengan berita dari artikel New York Times yang menyatakan “dia (Presiden Bush) tidak berhubungan dengan pemilih kebanyakan”, debat tersebut membuat pilihan menjadi lebih jelas bagi para pemilih, siapa yang mereka rasakan atau anggap sebagai kandidat yang lebih humanis dan penuh empati

Kepemimpinan adalah tentang empati. Ini tentang memiliki kemampuan untuk berhubungan dan terhubung dengan orang. ”

-Jayson M.Boyers-

 

Kita dapat melihat beberapa langkah jelas yang dilakukan mantan Presiden Bill Clinton ketika dia berhubungan dengan audiensnya. Kami akan menjelaskannya di bawah ini. Namun sebelum kita masuk ke empat langkah, mari kita mulai dengan mendefinisikan apa itu empati.

Apa itu empati dan mengapa itu penting?

Empati merupakan kemampuan untuk merasakan emosi orang lain dan membayangkan apa yang mungkin dipikirkan atau dirasakan orang lain. Bisakah kita menjadi lebih berempati dengan orang lain dalam hal berbicara? Tentu saja.

Kami dapat meningkatkan kemampuan Anda untuk berempati dengan orang lain. Ada berbagai langkah yang dapat Anda ambil untuk meningkatkan kemampuan Anda untuk berhubungan dengan audiens Anda yang akan kami uraikan di bawah ini.

3 Langkah sederhana yang akan membantu Anda. Hari ini, kita akan melihat bagaimana Anda dapat berempati dengan:

  • Hadirin
  • Penyelenggara acara
  • Jaringan pembicara Anda

Langkah 1. Temukan pengalaman pribadi yang sama

Sangat umum mendengar orang-orang di acara sosial terikat pada perjuangan atau tujuan bersama. Mengapa? Karena hal-hal ini menghubungkan mereka. Alasan yang sama ketika Anda terhubung dengan orang lain dalam kehidupan Anda sehari-hari, Anda dapat menerapkan presentasi Anda untuk terhubung dengan audiens kita. Sebagai contoh:

Apa perjuangan atau tujuan bersama audiens, penyelenggara acara, atau jaringan pembicara Anda? Apakah Anda berbicara dihadapan seorang sales profesional atau seorang guru? Apakah Anda memahami betapa sulitnya seorang sales melakukan follow up 40 jam setiap minggu dan berjuang untuk mencapai closing? Lalu jika sebagai seorang guru, apakah Anda memiliki siswa yang sulit di kelas Anda? Berbicara tentang pengalaman pribadi yang sama akan membangun ikatan di antara orang-orang.

Langkah 2. Melintasi batas untuk pembicara

Buku Daniel Pink ‘”A Whole New Mind” berpendapat bahwa salah satu keterampilan penting yang akan dibutuhkan bagi para pemimpin masa depan adalah “Melintasi Batas”. Seorang pelintas batas adalah seseorang yang dapat “menerapkan silang apa yang dipelajari dalam satu bidang studi, ke bidang lain yang tampaknya tidak terkait”. Mungkin audiens Anda berikutnya terdiri dari para profesional di industri kebugaran dan mereka bercita-cita menjadi pembicara masa depan. Berikut adalah cara agar kita dapat berhubungan lebih baik dengan personal trainer dan membantu mereka memahami apa yang diperlukan untuk berhasil dalam industri public speaking.

Sebagai pembicara Anda mungkin berkata:

“Sebagaimana Anda tidak akan meminta klien Anda mendaftar untuk maraton bulan depan jika mereka tidak pernah berlari sebelumnya, kami tidak ingin mendaftarkan diri untuk berbicara di depan 10.000 penonton jika kami tidak pernah melakukan public speaking sebelumnya!”

Atau

“Sebagaimana seorang personal trainer secara bertahap meningkatkan kesulitan setiap latihan, untuk mengkondisikan otot dan tendon klien, kita harus melakukan hal yang sama saat mempersiapkan materi public speaking kita. Memulai di depan audiens yang lebih kecil dan lebih ramah akan membantu Anda mempersiapkan dan meningkatkan keterampilan berbicara untuk menangani kelompok yang lebih sulit dan lebih besar.”

Langkah 3. Renungkan pengalaman orang lain

Lain kali Anda berbicara dengan anggota audiens, penyelenggara acara, atau seseorang dari jaringan pembicara Anda, kami sarankan untuk melihat ke 3 area ini untuk membantu Anda berhubungan dengan mereka.

Dengan audiens:

  • Masalah strategis apa yang perlu mereka atasi?
  • Bagaimana pesan dan keahlian Anda mengatasi masalah ini?
  • Pernahkah Anda mengatasi hambatan serupa dan bagaimana caranya?

Penyelenggara Acara:

  • Dapatkah Anda menentukan kekhawatiran mereka dan memenuhi kebutuhan mereka sebagai pembicara?
  • Bagaimana Anda dapat menyederhanakan rencana yang mereka hadapi?
  • Apa yang bisa Anda tawarkan kepada mereka yang tidak bisa ditawarkan oleh pembicara lain?

Dengan jaringan pembicara Anda:

  • Bagaimana Anda dapat membantu mereka maju dalam karier berbicara mereka?
  • Apa beberapa pengalaman bersama yang dapat Anda pelajari berdua
  • Di mana Anda dapat saling berkolaborasi untuk tujuan bisnis?

Bagaimana sukses sebagai pembicara

  • Sebagaimana physical training, mulailah segala sesuatunya secara bertahap. Bicaralah di depan audiens yang Anda tahu kemungkinan besar akan berhubungan dan terhubung dengan pesan Anda. Secara bertahap membangun perkenalan dengan mereka akan memberi Anda lebih banyak tantangan.
  • Pikirkan tentang kelompok profesional yang paling banyak memiliki kesamaan dengan Anda. Apakah Anda mantan guru atau sales profesional? Mungkin lebih mudah untuk memberikan analogi dalam pidato di mana Anda memiliki beberapa pengalaman yang sama dengan audiens.
  • Mulailah dengan kelompok orang-orang yang Anda dapat memecahkan masalah paling banyak karena, misalnya, berbagi profesi atau kepercayaan. Ini adalah audiens yang dapat memberikan pengaruh terbesar bagi Anda, secara finansial, profesional, atau emosional.

Kesimpulannya, empati tidak hanya penting dalam kehidupan pribadi kita, tetapi juga dalam kehidupan profesional kita, terutama sebagai pembicara. Meskipun Anda mungkin tidak dapat berhubungan langsung dengan semua orang di antara audiens Anda, ada berbagai alat dan strategi yang memungkinkan Anda meningkatkan kemampuan Anda untuk terhubung dengan mereka.

  • Share:

Leave Your Comment