Butuh Pembicara? Call us +62 812 6988 6575
Advanced
Search
  1. Home
  2. 7 Tips Agar Webinar Anda Lancar Tanpa Hambatan
7 Tips Agar Webinar Anda Lancar Tanpa Hambatan

7 Tips Agar Webinar Anda Lancar Tanpa Hambatan

  • September 13, 2019
  • 12 Likes
  • 391 Views
  • 0 Comments

Seiring dengan pandemi covid-19 yang masih berlangsung, penggunaan platform video conference juga meningkat signifikan. Platform video conference digunakan untuk berbagai keperluan seperti meeting secara online, juga keperluan seminar dan workshop online baik yang digelar dengan peserta terbatas–terdaftar atau digelar untuk kalangan umum atau yang biasa dikenal dengan sebutan webinar.

Seperti yang sudah kita ketahui bersama, webinar atau web seminar adalah seminar yang diadakan secara online dan memungkinkan siapapun untuk menghadirinya secara live. Di masa pandemi, pembuatan webinar pun semakin meningkat karena menjadi pilihan yang pas dalam mengkombinasikan event tetep jalan dan kesehatan tetap aman.

Tujuan pembuatan webinar bisa bermacam-macam. Ada yang menjadi bagian dari strategi marketing perusahaan, membuatnya menjadi sebuah bisnis, ataupun tempat diskusi topik yang spesifik. Jika Anda mau membuat webinar yang menarik, berikut langkah-langkah yang bisa Anda terapkan.

1. Ketahui Kuota Partisipan Plantform Anda

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mengetahui jumlah partisipan maksimal atau kuota partisipan pada platform video conference yang Anda gunakan. Jika Anda menggunakan platform gratis maka kuota partisipan terbatas, sebaliknya jika yang Anda gunakan adalah platform berlangganan maka kuota partisipan tidak terbatas atau unlimited. Semakin banyak kuota, maka semakin banyak Anda dapat menyerap peserta. Jika seminar yang Anda gelar berbayar maka semakin besar juga keuntungan yang anda dapatkan.

2. Rundown Acara Harus Jelas

Rundown atau susunan acara harus jelas, dari sub acara satu ke yang lainnya. Susunan acara yang jelas akan mempengaruhi berapa banyak materi yang harus Anda sampaikan serta bagaimana intonasi Anda ketika berbicara. Jika Anda harus melebihi waktu yang ditentukan pastikan tidak melebihi 10 menit, karena ini akan mempengaruhi penyampaian materi pada sesi berikutnya dan juga mempengaruhi antusias partisipan.

3. Mute Microphone Partisipan

Manajemen event online harus diterapkan berbeda dengan saat Anda menggelar event secara offline. Distraksi suara dari audio partisipan akan terdengar dengan jelas. Hal ini tentunya akan mengganggu kelangsungan acara. Agar kondusif, mute mikrofon partisipan sejak awal mereka bergabung. Mikrofon bisa dinyalakan saat mereka ingin bertanya atau memberikan tanggapan dari materi yang sudah disampaikan oleh pembicara.

4. Perhatikan Alur Tanya-Jawab

Alur tanya-jawab saat seminar online harus jelas, karena di awal acara mikrofon sudah dinonaktifkan dan partisipan tidak leluasa untuk langsung mengungkapkan pertanyaan. Anda bisa menggunakan fitur raise hand untuk tanda jika ada partisipan yang bertanya. Selain itu, Anda bisa memaksimalkan fitur chat untuk menjadi wadah untuk menampung pertanyaan dari partisipan.

5. Maksimalkan Fitur Share Screen

Komunikasi verbal dalam seminar online tidaklah cukup, alat peraga atau deck presentasi dibutuhkan untuk penyampaian materi. Anda bisa memaksimalkan fungsi share screen untuk menunjukkan deck presentasi yang sudah disusun. Sehingga Anda akan lebih mudah dalam penyampaian dan partisipan akan lebih mudah dalam memahami materi yang Anda sampaikan.

6. Integrasikan Dengan Channel YouTube Anda

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa seminar online bisa digelar secara terbatas atau umum. Jika Anda ingin menggelar seminar dengan audiens umum atau tidak memerlukan pendaftaran sebelumnya, manfaatkan platform YouTube. Platform video conference menyediakan fitur integrasi dengan YouTube Live untuk memudahkan Anda menjangkau khalayak yang lebih luas.

7. Maksimalkan Fitur Polling Question

Beberapa platform video conference menyediakan fitur poll questions yang bisa Anda maksimalkan fungsinya. Anda bisa membuat sebuah gimmick atau pengantar materi dari fitur tersebut, misalnya saja seberapa banyak mereka yang mengetahui machine learning untuk seminar tentang machine learning. Selain untuk gimmick, poll questions bisa digunakan untuk hal lain seperti meminta kritik dan saran. Sebelum acara berakhir ingatkan partisipan untuk mengisi kritik dan saran melalui poll questions yang telah Anda buat. Dengan begitu, kritik dan saran yang Anda dapatkan bisa menjadi bahan evaluasi untuk next event.

.

Leave Your Comment